Sang Lentera Jiwa

Dalam tingkah yang terwujud laku
selalu dihiasi oleh dosa,
Itulah riwayatku yang dijuluki dengan siswa,
Setiap kemana langkahku
selalu tak pernah terhindar dari noda.

Tak pernah terfikir dalam jiwa,
Bahwa selama ini yang ku lalui
adalah jejalanan suram nan gelap gulita,
Dan yang ku butuhkan adalah sebuah lentera,
Dimana dia yang akan menuntunku
pada masa depan yang mulia.

Dengan kurun waktu bersama masa,
Akhirnya,diri ini pun menemukanya,
Bukan lentera,melainkan dia adalah bara.
Suatu perwujudan garang,
Menggetarkan bebangkuan yang tenang,
Sebenarnya itulah jelmaan dari kasih dan sayang.

Kini,
Siswa yang dulunya berjuluk pendosa,
Perlahan kata itu mulai sirna,
Dengan datangnya lentera penggugah jiwa.

Panjang umur semua panutanku,
Semoga tak sia
sia amal perbuatanmu,
Yang digugu akan selalu ditiru,
Dan yang ditiru doaku selalu menyertaimu.
~GURU
(Gugusan Orang Berilmu)

(Malang,25 November 2018)
Karya : Unknow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top